Start here

Scrum

Scrum adalah sebuah metode pengembangan perangkat lunak yang bersifat agile. Nama ‘scrum’ berasal dari sebuah aktivitas di dalam permainan rugby. Scrum dicetuskan oleh Jeff Sutherland dan tim pengembangannya pada tahun 90an, dan dikembangkan lebih lanjut oleh Schwaber dan Beedle dalam beberapa tahun terakhir.

Secara garis besar, scrum adalah cara kerja beberapa orang dengan latar belakang berbeda dalam satu tim yang fokus dalam memberikan hasil terbaik dan mampu beradaptasi setiap kali terjadi perubahan alias fleksibel. Scrum dalam lingkup perusahaan dapat dibagi menjadi beberapa peran, yaitu:

  • Scrum Master
  • Product Owner (PO)
  • Development Team

Scrum Master memastikan bahwa setiap anggota tim melaksanakan framework scrum dan menjadi fasilitator tim agar setiap anggota tim mengerti teoritikal scrum dan implementasinya. Scrum Master dapat dipastikan ada pada setiap perusahaan.

Product Owner adalah orang yang mengerti secara bisnis apa yang dikerjakan oleh tim dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan bisnis perusahaan.

Development Team adalah tim pengembang perangkat lunak yang masing-masing anggotanya memiliki latar belakang yang berbeda seperti Programmer, Software Tester, System Analyst, dan lain-lain.

Alur proses berjalannya Scrum

Scrum pun memiliki framework yang berisikan lima buah value, yaitu:

  • Courage (keberanian)
  • Focus (fokus)
  • Commitment (komitmen)
  • Respect (menghargai)
  • Openness (keterbukaan)

 

Sumber: Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 7th Edition (Roger S. Pressman, 2010)


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *